BELAJARLAH DARI KEHIDUPAN

by 04.14 0 komentar









Salahkah aku ketika berusaha lari namun sempat terjatuh, terjatuh karena mu, kamu yang menyandung kun dengan beberapa hal, ketika itu ada segelintir batu yang membuatku terjatuh.

Sebelumnya, selamat hari pendidikan buat kamu semua yang selalu mendidik ku untuk bangkit, dan yang selalu mendidik ku untuk tidak mencintainya lagi, aku selalu belajar untuk lupa, lupa akan dirinya.

Aku bukan lah orang yang cepat puas dengan apa yang kudapat, bukan berarti aku tidak bersyukur, aku selalu bersyukur ketika mendapatkan rezeki, karena ketika kita bersyukur, tuhan akan memberikan rezeki yang lebih lagi.

Ketika aku berkata aku tidak cepat puas dengan apa yang kudapat, itu artinya aku berusaha untuk membuat sesuatu yang lebih lagi, didalam agamaku, aku diajarkan untuk selalu belajar, bukan untuk setinggi tingginya, bahkan aku diajarkan untuk selalu belajar sampai akhir hayatku.

Belajar bukan hanya dalam buku, modul atau internet, kita bisa belajar dari kehidupan sehari hari, ketika kamu melihat pohon tumbuh, itu artinya kamu belajar, belajar memahami sesuatu, sama halnya ketika jatuh dalam keterpurukan, itu kita sedang belajar, belajar untuk bangkit dan coba bergerak maju.

Apakah kita salah belajar dari pengalaman pahit ? aku pikir tidak, aku selalu belajar dari pengalaman pahit, ketika kamu belajar dari hal yang pahit, itu artinya kamu berusaha untuk mendapatkan yang manis bukan ?

Aku tidak melarang untuk belajar dari kisah yang manis, akan tetapi kamu hanya akan tahu cerita cerita manis yang membawamu untuk selalu tersenyum, hiduo itu berbagai rasa, tidak selalu tersenyum dan juga tidak selalu bersedih.

Itulah hidup sesungguhnya, naik turun seperti gunung, mengalir seperti air, dan kadang kita meninggi seperti langit, dan terjatuh diantara tanah.

Belajarlah dengan sungguh sungguh, belajarlah arti kehidupan sesungguhnya, dan tidak melupakan akhirat.


“ aku selalu belajar dari kesalahan, aku manusia yang selalu salah, tapi aku berusaha untuk memperbaiki kesalahan tersebut. “

hambar

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar