Terlalu banyak berpikir

by 19.14 6 komentar





Aku yang datang terlalu cepat atau memang kamu yang telat memahami sebuah kasih sayang yang ada ? apakah cinta salah? Cinta tidak penah salah, karena memang yang membuat cinta itu kita dan kalau mau menyalahkan cinta, salahkan diri kita sendiri.

Angin pergi membawa rindu dan air datang membawa sendu, tapi malam datang membawa bayangan tentangnya yang memang disinari oleh rasa yang masih ada, aku telat untuk mencintainya, ketika dia sudah berubah cinta kepada orang lain.

Ketika memang kamu sudah merasa di specialkan seharusnya kamu sadar, kamu satu satunya orang yang memang special dihadapannya, jangan terlalu banyak berpikir, karena terlalu banyak berpikir bisa merubah segalanya yang akhirnya bisa membuat kamu menyesal di kemudian hari.

Apa yang harus kita lakukan ketika kita sudah telat untuk mencintai, Tanya kepada diri kita sendiri apakah kita layak setelah kita sudah mencampakan seseorang yang sudah tulus untuk mencintai kita tetapi kita malah belum mengerti apa maksud cinta itu.

Seharusnya kamu sekarang berintopeksi diri, menjadikan itu sebagai pengalaman untuk kemudian hari, yang harus kita lakukan sekarang, biarkan dia tetap menjadi dia, dan jangan pernah mengganggu kebahagiaannya.

Kebahagiaan itu gampang, rasakan cinta layaknya anak kecil yang aku cinta kamu dan dia juga cinta aku, bermain lah sewajarnya anak kecil tanpa rasa sakit, serius untuk mencintai dan jangan terlalu banyak berpikir.



“ this life is still long and try to think positive “

hambar

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

6 komentar:

  1. Iya.Biarkan dia bahagia. Jangan ganggu kebahagiaannya. Kebahagiaannya bersama orang lain. Karena bodoh memang, ketika menyadari ketulusannya ketika ketulusan itu bukan lagi ditujukan untuk kita :) bodoh

    BalasHapus
  2. Tapi, apa salah kalo kita memintanya untuk tetap tinggal ? Adakah kesempatan kedua baginya ? Menurut bang ferdi gimana bang ?

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gini de , jadi menurut abang ahsikk abang, enggak salah kok untuk tetap tinggal, kesempatan kedua selalu ada, tapi gimana caranya kita menciptakan kesempatan itu...
      pokoknya galau galau mah nanti aja de, masih panjang dunia de hehe

      Hapus
    2. Jadi let it flow aja ya bang ? Lagi juga siapa yang galauu bangg. Ngerasa bersalah aja bang. Oiya hp gua skarat bangm jadi gua matiin aja sekalian

      Hapus
    3. Jadi let it flow aja ya bang ? Lagi juga siapa yang galauu bangg. Ngerasa bersalah aja bang. Oiya hp gua skarat bangm jadi gua matiin aja sekalian

      Hapus